Penerbit: Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung
P-ISSN: 23374993
E-ISSN: 26203138
DOI: https://doi.org/10.23960/jat
Fakultas Pertanian Umum Arsitektur
Artikel (835)
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN APLIKASI MULSA BAGAS TERHADAP RESPIRASI TANAH PADA PERTANAMAN TEBU (Saccharum Officanarum L) TAHUN KE-5 PLANT CANE DI PT GUNUNG MADU PLANTATIONS
Respirasi tanah merupakan suatu proses yang terjadi di dalam tanah karena adanya kehidupan dan aktivitas dari mikroorganisme di dalam tanah yang dalam aktivitasnya membutuhkan O 2 dan mengeluarkan CO 2 . Respirasi tanah juga merupakan suatu indikator yang baik terhadap mutu tanah. Sistem olah tanah ...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
Evaluasi Kesesuaian Lahan Kualitatif dan Kuantitatif Pertanaman Jagung (Zea mays L.) di Laboratorium Lapang Terpadu Fakultas Pertanian Universitas Lampung
Produksi jagung di Indonesia belum dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satu faktor penyebabnya adalah produktivitas yang masih rendah. Diperlukan pengetahuan mengenai evaluasi lahan baik secara fisik (kualitatif) maupun ekonomi (kuantitatif). Penelitian dilaksanakan pada 5 unit lahan pertan...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN NITROGEN TERHADAP KEANEKARAGAMAN DAN POPULASI MESOFAUNA PADA SERASAH TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) MUSIM TANAM KE-46
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh sistem olah tanah, pemberian pupuk nitrogen, dan kombinasi antara sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen terhadap populasi dan keanekaragaman mesofauna serasah tanaman padi gogo (Oryza sativa L.). Penelitian ini merupakan tahun ke-27 yang dilaksa...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
PENGARUH DOSIS DAN UKURAN BUTIR PUPUK FOSFAT SUPER YANG DIASIDULASI LIMBAH CAIR TAHU TERHADAP SERAPAN P DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.)
Sumber P yang saat ini digunakan dalam pertanian umumnya adalah pupuk kimia seperti SP-36 dan TSP, dengan ditiadakannya subsidi pupuk P ini maka harga pupuk meningkat di pasaran karena semua bahan baku pembuatan pupuk tersebut berasal dari impor sehingga harga pupuk menjadi mahal. Oleh karena itu pe...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
PENGARUH SISTEM OLAH TANAH DAN PEMUPUKAN NITROGEN JANGKA PANJANG TERHADAP EFISIENSI SERAPAN NITROGEN PADA TANAMAN PADI GOGO (Oryza sativa L.) TAHUN KE-27 DI LAHAN POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG
Padi gogo merupakan tanaman pangan yang dibudidayakan di lahan kering. Salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi serapan nitrogen di lahan kering adalah dengan sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh sistem olah tanah dan pemupukan nitrogen jangka pa...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
PENENTUAN DOSIS DAN UKURAN BUTIR PUPUK FOSFAT SUPER TERBAIK UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN DAN SERAPAN P TANAMAN KEDELAI (Glycine max[L.] Merril)
Pemupukan merupakan cara yang dilakukan dalam pemberian unsur hara ke tanah sesuai yang dibutuhkan tanaman. Salah satu unsur hara makro yang dibutuhkan tanaman yaitu fosfor. Umumnya fosfor ditambahkan dari pupuk fosfat industri dengan harga yang semakin meningkat sehingga dicari pupuk yang berasal d...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
KAJIAN SIFAT FISIK TANAH PADA LAHAN PERTANAMAN NANAS (Ananas Comosus L.) PRODUKSI TINGGI DAN RENDAH DI PT GREAT GIANT PINEAPPLE LAMPUNG TENGAH
Dalam penyiapan lahan untuk tanaman nanas, PT GGP menerapkan olah tanah intensif yang lama kelamaan dapat menimbulkan dampak negatif diantaranya adalah penurunan kualitas fisik tanah. Hal ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor seperti meningkatnya kepadatan tanah akibat adanya tekanan dari alat �...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
UJI APLIKASI JAMUR BEAUVERIA BASSIANA (BALSAMO) VUILL. TERHADAP SYMPHYLID DI LABORATORIUM
Symphylid merupakan salah satu hama perusak akar pada tanaman nanas. Salah satu alternatif pengendalian hama yang terus dikembangkan yaitu dengan menggunakan jamur entomopatogen yaitu Beauveriabassiana. Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui apakah jamur entomopatogen B. bassiana yang diaplika...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
PENGARUH JENIS FORMULASI JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana TERHADAP PERTUMBUHAN SPORA DAN KEMATIAN KUTUDAUN KEDELAI (Aphis glycines Matsumura)
Kutudaun kedelai Aphis glycines (Hemiptera: Aphididae) merupakan hama yang selalu ada di pertanaman kedelai dan menimbulkan kerugian yang sangat berarti bagi petani. Jamur Beauveria bassiana merupakan agensia hayati yang memiliki berbagai kelebihan diantaranya mempunyai kapasitas reproduksi yang tin...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016
KOMPATIBILITAS JAMUR ENTOMOPATOGEN Beauveria bassiana Vuill. DAN PESTISIDA NABATI EKSTRAK DAUN BABADOTAN UNTUK MENGENDALIKAN HAMA KEPIK HIJAU DI LABORATORIUM
Kompatibilitas jamur entomopatogen Beauveria bassiana Vuill. dan pestisida nabati ekstrak daun Ageratum conyzoides untuk mengendalikan hama Nezara viridula. Hama N. viridula merupakan hama penting yang menyerang tanaman kedelai, kacang panjang, dan padi. Hama ini dapat dikendalikan dengan menggunaka...
Jurnal Agrotek Tropika; Vol. 4 No. 1 (2016) | 2016